Thursday, October 4, 2012

Kepemimpinan Yang Baik: Mengapa Tidak Cukup Hanya Dengan Menjadi Efektif


Para pemimpin yang efektif belum tentu pemimpin yang baik.

Dalam sejarah kehidupan manusia Selma ini penuh dengan kepemimpinan yang efektif, contohnya Gandhi, Martin Luther King Jr., Franklin D. Roosevelt juga ada Hitler, Stalin dan Mao. Mereka semua terbukti mampu dan ahli dalam mencapai tujuan mereka namun ternyata itu semua belum cukup, mereka mungkin adalah para pemimpin yang efektif namun belum tentu mereka itu baik.


Sementara itu arti dari kepemimpinan sering diartikan sebagai sebuah cara menggerakkan kelompok untuk mendapatkan tujuannya, hanya sebatas pada pencapaian tujuan kelompok dari apa yang dilakukan oleh pemimpin namun bukan

Sementara kepemimpinan sering didefinisikan sebagai sebuah kelompok bergerak menuju tujuan mencapai, jika seorang pemimpin hanya mementingkan tujuannya saja maka pemimpin itu bukanlah pemimpin yang baik.
Berikut adalah apa yang membedakan antara pemimpin yang baik dan pemimpin yang sekedar efektif saja:
- Melakukan sesuatu dengan benar Vs. cukup selesaikan pekerjaannya. Ini adalah sebuah variasi dari kutipan lama yang seringkali dikaitkan dengan Peter Drucker atau Bennis (mereka berdua telah menyatakan bahwa mereka tidak melakukan itu). Dalam hal ini menunjukkan bahwa pemimpin yang baik berorientasi pada tujuan . maka untuk melihat sebuah pemimpin yang baik atau hanya sekedar efektif dapat dilihat dari tujuan dari kelompok, organisasi atau sebuah bangsa apakah tujuan mereka memiliki nilai yang menetap?

- Mereka memiliki tanggungjawab. Dengan ini dikatakan bahwa mereka melakukan hal yang etis sebagai pemimpin, mereka tidak melanggar aturan, mereka memperlakukan orang lain secara adil, tidak berbohong, menipu atau mencuri untuk mencapai tujuan mereka.

- Membatasi terjadinya kerugian yang timbul, seorang pemimpin yang baik tidak mencapai hasil dan meninggalkan para pengikutnya dalam keadaan kelelahan, rusak atau mengalami demoralisasi, demikian juga seorang pemimpin yang baik tidak menghancurkan lingkungannya, membuang-buang sumber daya yang bernilai atau mungkin melukai dalam proses pencapaian tujuan mereka.

- Mereka mampu mengembangkan pengikut. Seorang pemimpin yang biak dapat dibedakan dari seorang pemimpin yang sekedar efektif dari keadaan para pengikutnya, keadaan para pengikut dari pemimpin yang baik akan menjadi lebih baik dari waktu ke waktu, dikarenakan pemimpin yang baik membangun dan mengembangkan keterampilan serta bakat dari para pengikutnya demi kualitas capaian dari tujuan yang ditetapkan.

- Akan meninggalkan kelompok dalam keadaan yang baik untuk seterusnya. Seorang pemimpin yang baik akan membuat semua orang yang berad dalam kelompoknya untuk terus menjadi maju, menjadi lebih kuat dan tentunya menjadi lebih baik. Para pemimpin yang baik merencanakan jauh kedepan untuk kemaslahatan kelompok mereka, mereka menginginkan kedaan kelompok untuk terus maju saat mereka tinggalkan dan penuh harapan kedepan untuk keadaan yang cerah dari pada saat para pemimpin baik tersebut menciptakannya.

Jadi apakah Anda atau mungkin atasan Anda adalah pemimpin yang baik atau hanya sekedar pemimpin yang efektif dalam menjalankan tugas keseharian. Kini jelas bahwa dunia tidak cukup jika hanya dipimpin oleh orang yang efektif mereka yang memimpin jugalah harus baik dalam kepemimpinannya.

Sumber:
PSYCHOLOGYTODAY

No comments:

everyone is the chosen one